Arsip Blog

Senin, 15 Agustus 2011

KETIKA MENCINTAI TIDAK BISA MENIKAHI


Saudaraku..
Ketika kita sudah menyempurnakan Ikhtiar..
Dengan Niat menjaga kesucian diri dari dosa
Menjaga kesucian pandangan..
Bahkan sampai dengan proses Ta’aruf yang Terjaga..

Ketika kita juga sudah berdoa setiap hari..
Sholat Istikharah sampai meneteskan airmata bercucuran..
Dan sepertinya Dialah yang terbaik buat kita..
Dialah yang akan menjadi pendamping hidup kita..

Namun..
Ternyata dirinya tidak bersedia menerima kita..
Ternyata dirinya menolak cinta kita..
Oh My God.:(
Dunia sepertinya mau Kiamat..
Hati teriris-iris..diri jadi melankolis..^^

Saudaraku..
Memang Alangkah bahagianya jika cinta yang hendak kita bingkai
dalam nuansa indah PERNIKAHAN, mendapatkan Sapaan lembut..
Sambutan hangat serta Sunggingan senyum dari dia yg kita dambakan.
Namun betapa nestapanya ketika CINTA TULUS yang kita ungkapkan..
ternyata harus BERTEPUK SEBELAH TANGAN..
Cinta Memang Tak Harus Memiliki..
Mungkin kita sering mendengar ungkapan itu..
Mudah diucapkan..
Tapi kenyataannya..
Sulit dilaksanakan..

Saudaraku..
Janganlah bersedih
Yakinilah bahwasanya kegagalan cinta yang kita alami.
Tertolaknya cinta yang kita ajukan..
Sudah dirancang,dan ditulis sedemikian rupa oleh Allah..
Semuanya ada hikmahnya saudaraku..

Saudaraku..
Yakinlah bahwa Allah pasti akan memilihkan yang terbaik buat kita.
Jika kita ditolak saat ini..
Berarti Allah sudah menyiapkan buat kita yang lebih baik..
Dari yang Sekarang Menolak kita..

Saudaraku..
Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah..
Allah ingin menguji kita ,seberapa besar kita terhadap komitmen pernikahan..
Allah ingin lebih mendewasakan kita dan memantapkan kepribadian kita dalam menghadapi kegagalan..

Saudaraku..
Kita mungkin kecewa,frustasi,trauma,sedih serta kehilangan semangat..
Tapi jangan sampai Rasa SEDIHMU itu..memakan hari-harimu..
Ketika engkau terlalu larut dalam kesedihan.
Maka dirimu akan menjadi lemah..
Ya..lemah dalam beribadah..malas dalam bekerja..
Menggiringmu untuk berburuk sangka terhadap Allah..
Dan Syetan akan menggunakan perangkapnya untuk menipumu..
Sehingga gaya hidup kamu bisa menjadi bebas..tak ada aturan


Saudaraku..
Dijamin hari-harimu TIDAK AKAN BAHAGIA..selama engkau LARUT DALAM KESEDIHAN..
Dunia tak selebar daun kelor..(kata orang dulu^^)
Apa kamu tak tahu bahwa dunia ini begitu luas..
Bertebaranlah dibumi Allah yang Luas..
Jodohmu bisa saja ada diseberang Pulau..
Dilain Kota..dilain Provinsi..
tapi bisa juga dekat Rumahmu..
Carilah dengan Jalan yang diridhoi oleh-Nya

Seperti kata Imam Hasan Al Banna
“Mimpimu hari ini adalah kenyataan esok hari,Kenyataan hari ini adalah mimpimu hari kemarin”
Raihlah mimpimu ..Yakinlah Saudaraku Harapan itu Masih Ada
Carilah Gantinya dengan menjaga Niat Saudaraku..
Carilah seseorang yang bisa melabuhkan cintanya kepada Allah
Agar bertambah kekuatan cintamu kepada Allah..
Agar bertambah imanmu ,ketika engkau bersamanya..
Bukan hanya sekedar Melampiaskan Kekecewaan atau Nafsu belaka..
Karena dengan Niat yang Lurus mencari Ridho Allah.
insya Allah akan membawa keberkahan..

Saudaraku..
Sambil kita mencari..
Jangan lupa memperbaiki diri..
Perbaiki kekurangan kita dalam segala hal..
Siapkan dari sisi ruhiyah kita,sisi ekonomi kita,kematangan kita,keilmuan kita
Kalau kita ingin mendapat pasangan yang berkualitas bagus..
Tentunya kita harus berkualitas bagus juga.
“Wanita yang baik-baik..untuk Lelaki yang baik-baik..”
begitulah Allah berfirman dalam Surat An-Nuur:26

Saudaraku..
Cobalah hadapi dengan tersenyum..^^
Ya..Karena senyuman menghilangkan tegangnya pikiran..
Senyuman itu menggerakkan 17 otot wajah..
Sementara cemberut atau marah membutuhkan tarikan 32 otot wajah(kata seorang dokter)
Tersenyumlah Saudaraku..
Karena senyuman membuat peredaran darah menjadi lebih baik
Karena senyuman membuat hati menjadi lebih ceria..
Karena senyuman warisan Rasulullah.
Karena senyuman adalah sedekah..

Saudaraku..
Jika kita sudah menyikapi kegagalan dengan bijaksana.
Buatlah suatu prestasi indah yang dikenang sejarah
Buatlah dirimu bermanfaat juga buat orang lain..
Buktikanlah..
Bahwa kegagalanmu..malah membuatmu menjadi cambuk..
Cambuk yang akan melejitkan potensi dalam diri..
Membangunkan kita dari tidur lelap.
Membukakan mata hati kita..
Agar lebih arif dan bijak memandang kehidupan.


TETAPLAH SEMANGAT..YAKINLAH SAUDARAKU..HARAPAN ITU MASIH ADA.. ^^

Ibnu AlJauzy:”Jika anda tidak mampu menangkap hikmah,bukan karena hikmah itu tidak ada,namun semua itu diakibatkan kelemahan daya ingat anda sendiri,Anda kemudian harus tahu bahwa para Rajapun memiliki rahasia yang tidak diketahui setiap orang,Bagaimana mungkin anda dengan segala kelemahan ada akan mengungkap seluruh hikmahnya?”

“Ya Allah,Berilah kami kekuatan dalam menjalani lika-liku kehidupan ini.Limpahkan belas kasih sayang-Mu kepada kami,sehingga kami bisa mengambil hikmah dalam setiap kejadian yang selalu membawa kebaikan buat kami..”Amiinnn..

Smoga kita bisa mengambil hikmah dalam setiap kejadian.

Selasa, 09 Agustus 2011

KESABARAN, KEKUATAN DAN KEIKHLASAN DALAM MENJALANI PUASA


Ya Allah Ya Rabbi, kepada MU lah hamba berserah, tiada kekuatan apapun selain hanya ENGKAU. 

I. KEKUATAN
Jika kita berpikir bahwa kemampuan menjalankan puasa dengan mengandalkan kekuatan fisik belaka, maka pemikiran seperti itu adalah suatu kekeliruan besar, karena diri manusia itu terdiri dari 3 unsur, yakni tubuh, jiwa dan roh.

Jika seseorang berniat menjalankan ibadah Ramadhan ini dan berpikir ia punya banyak harta yang akan dia bagikan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, sebagai bukti perbuatan baik, hal ini hanya kesombongan pribadi yang tidak berarti apa-apa di hadapan Allah SWT.

Jika Saudara melaksanakan ibadah puasa ini hanya berprinsip bahwa hal ini adalah hanya suatu yang sifatnya rutinitas setiap tahunnya, Saudara akan kecewa, karena Allah SWT selalu memperbaharui hidup manusia dan tidak bersifat statis.

Cara berpikir manusia yang seperti ini hanya merupakan “kekuatan” yang muncul dari organ yang bernama “otak” yang penuh keterbatasan yang kemudian berubah menjadi sifat dan sikap “AROGAN”. Sifat sombong manusia inilah yang seringkali menjerumuskan manusia pada perbuatan dosa dengan berani “melawan” dan “menantang” kekuatan yang sesungguhnya yakni KUASA ALLAH SWT.

Puasa hanya bisa terlaksana jika ada Ridho Allah SWT semata. Ingat doa kita mengawali puasa yakni “Niat puasa ramadhan karena Allah SWT”. Sebenarnya diri kita secara fisik hanya ibarat sebuah wayang yang tidak memiliki kekuatan apapun, jika tidak digerakkan oleh “DALANG” nya yakni Allah SWT. Hanya karena ijin dari Allah SWT sajalah, maka seluruh organ di dalam tubuh kita akan “disinkronkan” untuk saling mendukung dan menopang, agar selama lebih dari 14 jam sehari bisa bertahan untuk tidak makan dan minum, tanpa mengalami dehidrasi. Mungkin hal ini, bagi orang tak beriman, hanya sesuatu yang “biasa”, namun bagi orang beriman ia yakini adalah suatu “MUKJIZAT”. Ini salah satu fakta bahwa puasa yang diawali dengan niat dan kekuatan dari Allah SWT adalah bukan karena kekuatan manusia.

Kekuatan dalam arti kemampuan financial, seringkali membuat manusia arogan. Momentum bulan Ramadhan sebagai bulan penuh berkah, membuat sebagian orang yang merasa memiliki “kekuatan” berpikir bahwa dengan “uang atau harta” yang dimilikinya, dia bisa beramal. BERAMAL memang perbuatan yang wajib kita lakukan, tetapi beramal pun jika dilakukan hanya karena nafsu, ingin mendapat pujian atau sebagai sarana popularitas, sama saja dengan membuang garam ke laut. Semua yang kita miliki hanyalah titipan dan berasal dari kemurahan Allah SWT semata, jika kita menyadari dan imani bahwa sesungguhnya “kekuatan” yang kita miliki adalah titipan NYA, maka kita tidak akan pernah berani mangatakan bahwa itu adalah “kekuatan” kita.

Doa kita adalah. Ya Allah, berikanlah kekuatan MU kepada kami di dalam menjalankan ibadah puasa ini. Jangan membiarkan kami mengandalkan kekuatan kami sendiri, karena sesungguhnya apapun yang kami miliki berasal dari MU.

II. KESABARAN
Puasa identik dengan kesabaran, kenapa ? Karena semua unsur yang mendukung kemampuan kita untuk mampu menunaikan ibadah puasa selain kuasa Allah SWT, adalah kesabaran. Tanpa kesabaran, ibadah kita sia-sia. Ujian yang sering dialami orang yang berpuasa adalah ujian kesabaran.

Kesabaran tidak datang dengan sendirinya, kesabaran yang hakiki adalah berasal dari ketenangan batin kita. Jika batin kita tenang perasaan atau emosi cenderung bisa dikendalikan, ketenangan batin pun bisa diraih jika iman dipenuhi oleh keyakinan akan kuasa Allah SWT. Semua terkait satu dengan lainnya.

Menjalani ibadah puasa dengan berbagai ujian yang kita hadapi, bukanlah suatu yang mudah dan sederhana. Orang sabar pun kadang harus melipatgandakan stock “kesabarannya” ketika ia melaksanakan ibadah puasa kenapa ? Karena justru pada saat itulah “kesabaran” kita lebih diuji. 

Untuk itulah selama menjalani puasa kita dianjurkan memperbanyak dzikir dan doa, hal ini bertujuan agar batin kita tenang dengan demikian kita akan lebih panjang sabar dalam menghadapi berbagai ujian.

Ketidaksabaran akan lebih banyak menimbulkan persoalan, ketika fisik mengalami kelelahan kita justru dituntut tetap produktif dan beraktifitas normal. Berpuasa justru lebih bermakna ketika kita berada di lingkungan sosial yang heterogen atau beragam. Makna kesabaran yang perlu kita buktikan adalah justru ketika kita berpuasa diantara orang-orang kita tidak berpuasa.

Adalah suatu tindakan atau keputusan yang kurang bijak, jika ada pemerintah daerah yang mengeluarkan Perda, selama bulan puasa rumah makan tidak boleh beraktifitas (Perda seperti ini, pernah penulis temukan di Banjarmasin).

Jika hal ini sampai diterapkan, lalu dimana makna ujian iman pada saat kita berpuasa ? Pembuktian iman kita sebagai orang Muslim yang sedang berpuasa adalah justru ketika kita mampu menjadi panutan bagi umat beragama lainnya, bahwa puasa orang Islam adalah tetap Rahmatan Lil Alamin, bukan egoisme agama yang ditonjolkan, mentang-mentang penganut Islam mayoritas, sehingga yang minoritas tidak dihormati.

KEIKHLASAN
Puasa adalah IMAN dan iman adalah keyakinan yang penuh terhadap kuasa Allah SWT. Jangan sampai kita menjalani puasa karena keterpaksaan. Misalnya karena alasan semua orang di rumah puasa, akibatnya tidak ada yang menyediakan makanan, sehingga dia jadi harus berpuasa dan sebagainya. Keikhlasan pada saat berpuasa ibarat air yang mengalir sejuk di dalam batin kita, tanpa beban dan selalu yang kita ingat adalah kata “bersyukur dan bersyukur”.

Kenikmatan terbesar adalah ketika kita mampu menjalani ibadah puasa tanpa tuntutan apapun, selain berserah kepada Allah SWT. Tak ada kuatir sekecil apapun terhadap apa yang akan terjadi, kenapa ? Karena IMAN kita lebih besar dari MASALAH.

Kepasrahan hanya bisa diperoleh jika KEYAKINAN kita kepada Allah SWT jauh melebihi PERMASALAHAN yang kita hadapi. Maka ketika kita berdzikir Allahu Akhbar…Allahu Akhbar…..Allahu Akhbar, kita benar-benar mengecilkan diri dan permasalahan yang kita hadapi dan sebaliknya Allah SWT di “BESAR” kan. Dengan demikian kita mendidik “IMAN” kita untuk selalu meyakini bahwa “TIADA YANG MUSTAHIL BAGI ALLAH SWT”. 

Jika tingkat keimanan kita sudah sampai pada tahap seperti itu, apapun yang kita hadapi, ringan maupun berat, mudah maupun susah, kita tidak lagi pernah gentar, karena kita sudah mampu berserah atau pasrah kepada NYA.
Dengan kepasrahan inilah, maka kita akan selalu ikhlas dalam menjalani ibadah apapun, karena kita tahu apa yang kita lakukan, apa yang kita amalkan semua dari Allah SWT, manusia hanya sebagai perantaranya, semua milik Allah SWT dan dikembalikan untuk kemulian NYA semata.


Tulisan ini dibuat dan saya bagikan ke teman-teman khususnya yang beragama Islam, supaya bisa lebih mendalami apa makna dari berpuasa di bulan Ramadhan, dan khususnya untuk sahabat-sahabatku yang sedang dalam masalah... Sabar adalah Kunci Utama.

Terima Kasih:
Neny Resty Nigianti

WANITA PENGHUNI SYURGA

 Dari Atho’ bin Abi Rabah, dia berkata, Ibnu Abbas pernah bertanya kepadaku, “Maukah aku perlihatkan kepadamu salah seorang wanita penghuni Surga?” ‘ Tentu,” jawabku. Dia pun berkata, “Wanita berkulit hitam ini pernah datang kepada Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, “Aku menderita penyakit ayan (epilepsi), dan (ketika kambuh) aku membuka (auratku). Jadi, berdoalah kepada Allah agar aku bisa sembuh.” Beliau lantas bersabda, “Jika engkau mau, engkau bisa bersabar dan engkau berhak mendapatkan Surga. Dan jika engkau mau, aku bisa berdoa kepada Allah agar Dia berkenan menyembuhkanmu.” Wanita itu menjawab, “Aku akan bersabar.” ‘ Tetapi, lanjutnya, (ketika kambuh) aku membuka (auratku). Jadi, berdoalah kepada Allah agar aku tidak membuka (auratku ketika kambuh).” Lalu beliau pun berdoa untuknya.” (HR. Bukhari).
Penjelasan Hadits:
Betapa tingginya kedudukan yang bisa dicapai oleh cobaan yang ada di dalam Hadits ini. Penyakit ayan (epilepsi) diderita oleh wanita muslimah ini, sementara di hadapannya ada Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallamyang sedang menawarkan kepadanya untuk berdoa memohonkan kesembuhannya atau menjanjikan Surga untuknya bilamana ia mau bersabar. Kemudian ia lebih suka memilih cobaan dari pada kesembuhan. Bukankah hal ini merupakan sebuah pelipur lara bagi setiap wanita yang menderita suatu penyakit, lalu dia mau bersabar, ridha, dan mengharap pahala dari Allah dengan harapan memperoleh balasan Surga?!
Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam mendoakan wanita itu agar tidak membuka auratnya ketika kambuh. Dan sebenarnya beliau tidak menolak untuk mendoakan kesembuhannya, sementara wanita itu pun tahu bahwa doa beliau pasti dikabulkan. Akan tetapi, dia lebih suka memilih bersabar terhadap penyakitnya dari pada sembuh dari penyakit itu. Setelah mengetahui hal ini bagaimana mungkin seorang wanita merasa tersiksa dengan suatu penyakit atau cobaan lainnya? Tahukah balasan apakah yang menantinya bilamana dia mau bersabar dan rela terhadap cobaan itu?
“Maukah aku perlihatkan kepadamu salah seorang wanita penghuni Surga?” Ungkapan yang keluar dari Abdullah bin Abbas ini mengisyaratkan tiga hal:
  1. Keyakinan bahwa wanita ini adalah salah satu penghuni Surga, karena adanya berita gembira yang disampaikan oleh Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam kepadanya.
  2. Penghormatan kepada wanita itu, dan kekaguman kepada pilihannya. Hal itu tampak jelas pada ajakan yang ditawarkan oleh Ibnu Abbas kepada Atho’ bin Abi Rabah, “Maukah aku perlihatkan kepadamu…”
  3. Respon positif yang langsung diberikan oleh Atho’ dan persetujuannya untuk melihat wanita itu dengan mengatakan, “Tentu” mengisyaratkan pentingnya ajakan yang ditawarkan oleh Ibnu Abbas itu.
Kita tidak melewatkan keinginan kuat untuk menutup aurat yang terdapat di dalam permohonan yang diajukan oleh wanita itu kepada Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam, agar beliau mendoakannya untuk tetap menutup auratnya. Sebab, dia selalu membuka auratnya ketika penyakit epilepsinya kambuh. Artinya, dia lebih memilih didoakan agar dia tetap menutup auratnya ketika penyakitnya kambuh daripada meminta didoakan untuk sembuh dari penyakit itu. Dan ini memberikan pelajaran berharga bagi wanita-wanita masa kini dan putri-putrinya yang suka membuka auratnya secara sadar. Mereka bahwa sangat berlebihan dalam membuka auratnya ketika berdandan. Mereka tidak takut sama sekali terhadap adzab dan siksa Allah.
Padahal Nabi pernah bersabda,
“Wanita-wanita itu tidak akan masuk Surga, dan bahkan tidak akan menemukan aroma Surga. Padahal aromanya bisa ditemukan dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)
Bandingkan antara wanita-wanita yang tidak mau bersabar terhadap penyakit yang mereka derita dengan wanita yang mau bersabar terhadap penyakit epilepsi yang dideritanya. Akankah mereka tahan terhadap api Neraka Jahannam? Adakah harapan Surga bagi mereka?
Ada satu pelajaran yang tersisa di dalam isyarat yang ditunjukkan oleh Ibnu Abbas ke arah wanita agung ini dengan ucapan, “wanita berkulit hitam ini”. Hal ini mengingatkan kita pada Hadits Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam, yang berbunyi,
“Sesungguhnya Allah tidak memandang bentuk fisik dan harta benda kalian, tetapi Dia memandang hati dan amal perbuatan kalian.” (HR. Muslim)
Dus, jangan terpesona oleh kecantikan wajah dan kemolekan tubuh seorang gadis, bilamana amal perbuatannya tidak shalih. Jangan pernah mengandalkan keindahan fisik seorang wanita, bilamana hatinya tidak ikhlas kepada Allah.
Wanita yang berkulit hitam ini adalah salah satu penghuni Surga. Yaitu Surga yang akan membuatnya berada dalam kondisi fisik yang paling indah. Sedangkan wanita cantik yang suka berbuat maksiat di dunia jika tidak diterima taubatnya oleh Allah, maka Neraka akan membuat wajahnya hangus dan hitam legam.
Itulah beberapa pelajaran berharga yang bisa kita petik dari Hadits Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallamtersebut. Yaitu beberapa pelajaran yang bisa membuat wanita muslimah sabar dalam menghadapi setiap cobaan dan menerimanya dengan lapang dada, konsiaten dalam menutup aurat, membekali diri dengan keikhlasan dan amal shalih, serta tidak mengandalkan kecantikan wajah dan kemolekan tubuhnya.

Minggu, 07 Agustus 2011

WORD OF LIFE PEARL


Do not be attracted to someone kerna his face, because the beauty of sandstone can be misleading. Do not be too attracted to his wealth kerna imperishable wealth. Attracted to someone who makes you smile, just smile Dapa kerna

In a journey of life, the greatest aspiration is towards perfection.
There are times when we must fight, and learn to uncover the secrets of life.
The journey to perfection is a process that determines every step tread kita.

Take time to think, it is a source of strength.
Take time to play, it is rahsia of eternal youth. Take time to pray, it is a source of tranquility.
Take time to learn, it is a source of wisdom

Rabu, 03 Agustus 2011

JATUH CINTA KADANG BISA MEMBUAT KITA JADI GILA

Add caption
KataCinta.Tk - Kira-kira kamu “PERNAH” lihat seseorang yang kegilaan karena jatuh cinta, hingga membuat IQ drop 100 poin dan logikanya rusak berat? Meski semua orang bilang, dia jatuh cinta pada orang yang salah. Dia malah merasa “sangat” bahagia. Kalau menurut para pakar, inilah namanya fenomena infatuation.

“Seseorang yang jatuh cinta hingga seperti ini, apalagi ia terikat dalam pernikahan, bisa-bisa meninggalkan keluarganya. Padahal, seseorang yang disukainya, kata banyak orang, cuma bernilai 3, padahal di rumah dia punya seorang pasangan yang bernilai 9.” Inikah yang namanya Cinta gila????

Seorang pakar mengatakan, infatuation dalam bahasa Indonesia artinya kegilaan karena rasa cinta. Dan sedangkan ilmu psikologi mengistilahkannya dengan delutic madness. (Hmm… Kata2nya berat ya…)

Infatuation, kalau tidak di-handle dengan bijaksana & baik, bisa menyebabkan penderitanya kehilangan segala-galanya. (Hilang akal sehatnya, hilang kompas moralnya (tentang mana yang benar dan mana yang salah), hilang harga dirinya, bahkan bisa kehilangan kesehatan jasmani-rohaninya, belum resiko-resiko lainnya.) Wuih, ngeri ya….

Misalnya kasus, yang menimpa
penyanyi Whitney Houston. Saat diwawancarai mengenai pernikahan dan perceraian dengan suaminya, yang kalau di Indonesia dikategorikan suami “madesu“ (masa depan suram) , Whitney bilang, “He is my drug !“. Padahal, suaminya itu "iri"  kepadanya karena karier suaminya itu tidak sebagus sang istri. Dan, saat ditanya lagi hal apakah yang pernah dilakukan suaminya yang menurutnya paling menyakitkan hatinya , Whitney-pun menjawab, “He spit on me !”. (Pake b.inggris pula. Apa sih artinya????? )

Tentu sakit hati. Bila kita merasakan hal yang sama seperti apa yang Whitney rasakan. Tapi kemudian, Whitney berbicara lagi, “I was in love, I was so in love.” Selama pernikahannya itu, karier Whitney mandeg dan baru beberapa saat ini (sesudah bercerai) ia membuat album baru lagi. Padahal salah satu lagu dalam album tersebut sudah ditulis untuknya sepuluh tahun yang lalu. Kita mungkin akan mencibir dan mencela bahwa Whitney “gila” karena tak mau berpikir logis dan realistis. Yah, Karena kita tidak mengalaminya sendiri.

“Banyak orang sampai bertanya-tanya, kok bisa jatuh cinta hingga seperti itu? Buat yang belum pernah merasakan Cinta gila (infatuation), boleh bertanya dan bilang seperti itu, tapi yang pernah merasakannya pasti akan menjawab, “itulah cinta. Perasaan tidak bisa dimengerti dengan logika,”

Banyak hal mengapa seseorang bisa dengan mudahnya “salah pilih”pasangan. Diantaranya karena puber (baik puber pertama, kedua, dan ketiga), horny  (kebutuhan biologis), quarter-life crisis, mid-life crisis,dan kebosanan. Bahkan Kelima sebab tersebut bisa saja terjadi dalam waktu bersamaan. Gagagagag.....

“Jika ditarik ke ilmu psikologis, gejalanya mirip orang yang obsesif. Tidak mau memikirkan, tapi datang tanpa bisa kita kendalikan. Rasa ini mendesak kesadaran, apalagi enggak ada hitung-hitungan berdasarkan material. Buat dia, pokoknya jalani saja,“

Push button-no push button

Mengupas cinta gila ini, seorang pakar menjelasan apa yang disebut push button dan no push button. Bad boy, mungkin sekali lebih bisa menyentuhpush botton-seorang cewek daripada good boy.

“Setiap orang punya sisi tertentu yang soft yang saat disentuh, bisa bikin wanita luluh & terlena. Inilah fenomena Cinta Gila itu. Karena seorang cowok dapat menyentuh tombol soft dari seorang cewek yang benar-benar tergila-gila padanya (Meski cowok tersebut hanya bernilai 3)." 

"Seorang cowok yang enggak bisa menyentuh push button dari seorang cewek, meski cowok tersebut good boy yang bernilai 9. wanita pun enggak bisa luluh & terlena dengannya.”

Namun sejauh ini belum ada statistik yang mengungkap cowok atau cewek yang lebih banyak merasakan fenomena cinta gila.

Efek negatif

Infatuation menurut ilmu psikologi menimbulkan apa yang disebut intrusive thinking, artinya rasa atau keadaan pikiran yang mana membuat penderitanya tidak bisa berkonsentrasi terhadap hal lain kecuali kepada orang yang saat itu ia cintai (the object of obsession).

Akibatnya, pekerjaan dan hubungan dengan orang lain, nafsu makan, kualitas tidur, tanggung jawab, semua akan terpinggirkan. Karena, kita terlalu sibuk merawat fantasi terhadap orang yang kita cintai itu.

“Sebuah penelitian telah membuktikan, bahwa orang yang lagi jatuh cinta, keadaan otaknya sama dengan otak orang yang obsesif,“

Wah, ternyata sedemikian dahsyatnya ya Cinta gila itu??? Hmmm... Kira-kira pernahkah kamu merasakan Cinta gila seperti yang kami tuliskan diatas???

CINTA YANG BIJAK

kata cinta yang bijak, cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.
Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu.
Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka
Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.
Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahawa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi.
Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur berkeping.
Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut.
Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak.
Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan karena perginya tanpa berpatah lagi.
Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya.
Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta !