Alhamdulillah, saat ini kita semua masih diberi kenikmatan oleh Allah SWT, berupa nikmat sehat, nikmat iman, nikmat islam, sehingga kita masih diberi kesempatan untuk menjalankan ibadah di bulan ramadhan ini. Dalam bulan Ramadhan ini, kita umat islam diwajibkan untuk berpuasa agar kita semua termasuk golongan orang-orang yang bertaqwa. Nah, apa sih sebenarnya puasa itu? Puasa tidak hanya menahan makan dan minum saja, melainkan juga menahan hawa nafsu kita agar tidak melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama.
Mari, kita tengok sebentar, dalam kitab Ihya’ Ulumiddin, Imam Al-Ghazali berkata :
Sesuai dengan judul yang saya tuliskan di atas, saya mencoba berbicara tentang menggunjing. Mengapa hanya menggunjing? Menggunjing adalah sesuatu hal sepele yang sering kita lakukan tanpa kita sadari. Dan ini sangat berbahaya, apalagi kalau kita melakukannya di bulan Ramadhan, karena bisa berakibat membatalkan hakikat puasa, atau bisa diartikan juga mengurangi pahala puasa.
Menggunjing, dari segi bahasa berarti mengolok-olok atau membicarakan kejelekan seseorang kepada orang lain tanpa sepengetahuan orang tersebut. Bila diteruskan bisa juga berakibat fitnah, dan fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan. Cobalah ingat-ingat, saat kita bercengkrama, berbicara dengan teman, dengan keluarga, tanpa kita sadari, pembicaraan itu mengarah kepada membicarakan orang lain. Biasanya, yang namanya membicarakan orang lain, itu lebih banyak membicarakan buruknya dari pada baiknya. Ini wajar, karena kita manusia termasuk makhluk yang sosial, makhluk yang tidak bisa hidup sendiri, harus mengandalkan bantuan orang lain. Padahal di satu sisi, hati tiap orang itu berbeda, perasaan juga tidak sama. Kadang kita cocok dengan seseorang, belum tentu orang lain cocok dengan seseorang itu. Nah, dari sinilah awal timbulnya menggunjing.Bahkan dalam Alquran Surat Al Hujurat ayat 12, (bisa dibaca pada kaligrafi di awal postingan) secara tegas disebutkan
Kemudian, dalam dunia modern seperti sekarang ini, menggunjing tidak hanya dilakukan dengan berbicara. Bahkan menulispun bisa dikategorikan menggunjing. Dewasa ini, semakin marak yang namanya “online” baik itu online situs jejaring sosial, instant messenger maupun blogging. Semua media online tersebut sangat riskan akan tulisan-tulisan yang bisa berakibat menjelekkan seseorang yang lain, sehingga seseorang yang dijelekkan itu akan marah bila membaca tulisan tersebut. Kenapa dia marah? karena belum tentu orang yang dijelekkan itu benar-benar jelek.
Mari, kita introspeksi diri, terutama di bulan Ramadhan ini, semoga kita semua diberi kekuatan untuk menjalankan ibadah puasa, tentunya juga dijauhkan dari hal-hal yang bisa merusak pahala puasa, termasuk menggunjing.
Sebagai seorang blogger, saya mengajak teman-teman blogger semuanya, mari kita menulis sesuatu yang bisa mendatangkan manfaat bagi pembacanya. Hindari tulisan yang bisa menyinggung seseorang atau suatu kaum atau bahkan suatu bangsa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar